25 Desember 2023

Kartu Natal - The Sequel

Halo! Selamat Natal semuanya!

Tahun ini saya akan memberi kartu Natal lagi! Bisa kalian simak di bawah ini:

Kartu Natal
Buka gambar di tab baru untuk mengunduhnya!

Nah, mari kita breakdown proses behind the scenes-nya.

Sketsa Awal

Sketsa awal kartu (atau poster) ini saya buat setahun yang lalu:

Sketsa poster

Tapi baru sekarang saya mau buat desain akhirnya.

Menambahkan Pohon

Salah satu step pertama yang saya ambil adalah menambahkan pohon di tengah. Nah, pohon di depan itu background-nya tidak hitam sepenuhnya:

Foto pohon asli

Kalau diterangi fotonya, hasilnya seperti ini:

Pohon diterangkan

Sedangkan saya mau di poster background-nya sepenuhnya hitam. Untuk ini, saya pakai layer mask agar bagian yang dihapus bisa di-refine.

Selanjutnya, untuk efek "glitch" di belakang pohon, saya tambahkan foto ini:

Background "Glitch"

"Rahasia" di balik foto ini sederhana sebenarnya — itu foto long exposure, jadi ponsel saya jepit di tripod, lalu kepala tripodnya saya putar kanan-kiri saat kamera masih ter-exposure.

Lalu untuk membuat lampu-lampu di pohon menarik, saya tambahkan efek bokeh dengan melayer gambar ini:

Efek bokeh

Saya juga tambahkan layer dengan brush di titik-titik terterang agar lebih hangat lagi.

Setelah melakukan semua tahap di atas dan juga menyunting warnanya, hasilnya seperti ini:

Hasi Edit Gambar 1

Grafik

Untuk grafik, saya buat yang cukup sederhana saja.

Proses menambahkannya tetapi, tidak terlalu sederhana.

Karena di gambar pohon bintangnya tidak kelihatan, saya muncul ide untuk menambahkan gambar bintang di atas huruf "i" dalam kata "christmas" (menggantikan titik atas "i"). Akan tetapi, jika kita atur di mana huruf "i" bertepatan di tengah pohon, hasilnya akan tidak rata.

Ketidakrataan penempatan kata "christmas"

Untuk ini, saya tambahkan flavour text di atas kata "christmas" di sisi pojok kiri dan kanan. Namun, nanti huruf "h" akan overlap dengan teks di atas.

Overlap di huruf "h"

Saya pun ubah teks "christmas" menjadi shape, lalu saya edit bentuk teksnya pakai Direct Path Select tool secara manual hingga keduanya saling "menghindari" secara natural. Selain itu, kerning di kata "very" juga saya edit.

Kini huruf "h" dan "very" saling menghindari dengan natural!

Sisanya cukup straight-forward.

Agar lebih menarik, saya ingin kata "christmas" di belakang pohon. Masalahnya kalau saya lakukan ini, kata "christmas" tentunya menjadi tertutup.

Kata "christmas" ketutup

Memang bisa sih seperti itu, tapi menurut saya kurang bagus. Karena ini, saya pun tambahkan outline kata "chistmas" di layer atas pohon.

Outline kata "christmas" di atas pohon

Cakep! Sekarang untuk menambahkan bintang di atas pohonnya. Aslinya saya ingin pakai grafik bintang yang stylised, tapi saya tidak bisa membuat maupun menemukan bintang yang cocok hehehe. :) Alas, saya pun pakai bintang biasa saja.

Bintang di atas pohon

Tapi masih ada yang kosong... Yup, di samping kiri kata "chirstmas" kosong omplong. Awalnya saya ingin menambahkan kaos kaki Natal (jangan tanya kenapa), tapi akhirnya saya tambahkan saja siluet Santa karena saya rasa dia lebih pas di desainnya.

Untuk itu, saya tambahkan dulu emoji Santa:

Emoji Santa🎅🏻

Lalu secara manual saya buat outline Santa dengan memakai Pen tool.

Outline Santa

Setelah semua itu, hasilnya ini:

Poster!!

Well, here comes the fun part!

Efek Cetak (Retro)

Menurut saya, salah satu aspek terpenting yang membuat desain menarik adalah efek cetak atau retronya. Efek ini membuat desain kita seperti dicetak di kertas ala teknik cetak jadul.

Workflow yang biasanya saya ikuti adalah tambahkan overlay tekstur kertas, lalu tambahkan secret sauceTM.

Nah, apa secret sauce-nya?

Halftone!!!!!

Halftone adalah salah satu teknik cetak di mana warna dicetak dalam berbagai titik-titik kecil yang bervariasi dalam ukuran dan sudutnya.

Halftone warna
Halftone warna (sumber: https://www.adobe.com/uk/creativecloud/photography/discover/halftone-effects.html)

Di Photoshop, efek ini bisa dicapai dengan Filter > Pixelate > Color Halftone. Saya pakai preset default, hanya mengubah ukurannya dari 8px ke 4px.

Masalahnya kalau pakai teknik ini, hasilnya halftonenya akan terlalu besar / kuat.

Halftone terlalu kuat

Selain itu, warna teks putih juga ikut kehalftone, yang menurut saya kurang realistis. Karena biasanya kalau orang mencetak, yang warnanya sederhana seperti hitam dan putih dicetak biasa saja, namun yang berwarna kompleks seperti foto pakai efek halftone.

Untuk menyelesaikan masalah ini, saya membuat dokumen baru, menyalin layer-layer gambar pohon, lalu memperbesar gambar sebesar 200%. Lalu saya masukkan efek halftonenya. Dari situ kita dapat ini:

Efek halftone

Lalu gambarnya diperkecil kembali ke 100% (dengan me-resize gambar di atas sebesar 50%):

Halftone 50%

Kemudian saya tambahkan grafik putih ke dalam dokumen:

Grafik putih di atas halftone
Untuk grafik, saya tambahkan efek Diffuse agar terlihat kasar, bagaikan dicetak di atas kertas asli.

Efek diffuse

Perbandingan diffuse 1

Perbandingan diffuse 2
Perdandingan efek diffuse (kiri: ada | kanan: tidak ada)

Setelah itu, kita tambahkan overlay tekstur kertas, edit warnanya sedikit, dan SELESAI!

Well, sekian dari saya. Ini pertama kali saya melakukan breakdown semacam ini, jadi mungkin masih kurang sempurna. Maaf kalau ada kesalahan sana sini. Terima kasih dan have a very merry Christmas!

Bagikan:

0 komentar:

Posting Komentar

Ingat: menulislah komentar dengan bijak dan baik. Jangan menulis komentar yang menyindir dan/atau menyakiti orang lain.
---
Remember: write your comments wisely. Please don't write comments that hurt other's feelings.

Google Translate

Dari Blog Ini

PERHATIAN: Kecuali untuk blog pertama, blog-blog di bawah ini sudah tidak aktif dan list ini tetap di sini hanya sebagai arsip. Isi dari blog-blog di bawah ini merupakan di luar tanggung jawab Andre's Blog.