
Secara teknis, admin bisa merekam rapat, tapi tentunya masalah utamanya ialah hanya admin yang bisa merekam rapat, dan hanya mereka yang bisa melihat rekaman tersebut.
Karena ini, saya ingin mempersembahkan dua cara gampang untuk merekam rapat, yakni dengan OBS Studio (merekam layar) atau dengan Audacity (hanya rekam audio).
Apa itu OBS Studio dan Audacity?
OBS Studio adalah sebuah aplikasi yang digunakan baik untuk merekam layar sekalipun juga untuk streaming layar komputer Anda. Sedangkan Audacity adalah aplikasi merekam suara all-in-one yang bisa merekam dari mikrofon Anda maupun merekam dari speaker komputer.
Bagaimana cara install OBS?
Langkah-langkah:
- Buka https://obsproject.com/ lalu klik pada tombol OS Anda.
- Akan muncul webpage baru. Tunggu selesai downloadnya.
- Setelah selesai download, jalankan file installer.
- Ikuti petunjuk di layar.
Audacity?
- Buka https://www.audacityteam.org/ lalu klik pada tombol DOWNLOAD AUDACITY.
- Akan muncul webpage baru. Tunggu selesai downloadnya.
- Setelah selesai download, jalankan file installer.
- Ikuti petunjuk di layar.
Cara setup pertama kali
OBS
- Buka OBS Studio.
- Akan muncul window seperti ini:


- Optimize for streaming, recording is secondary — pakai butir ini jika Anda ingin menggunakan OBS dengan tugas live streaming sebagai fungsi utamanya
- Optimize for recording, I will not be streaming — pakai butir ini jika Anda hanya ingin merekam layar Anda saja
- I will only be using the virtual camera — pakai butir ini jika Anda hanya ingin menggunakan kamera virtual*
- Untuk keperluan kita yakni merekam layar meeting, maka pilih yang butir Optimize for recording.
- Setelah itu, window akan berubah menjadi seperti ini:

- Base (Canvas) Resolution — ukuran kanvas desain layout
- FPS — banyaknya frame per detik yang ditampilkan (halusnya gerakan video, semakin tinggi, semakin halus)
- Untuk keperluan kita, saya rekomendasikan ganti FPS-nya ke 30fps saja. Anda juga bisa ganti resolusi kanvas Anda bila komputer Anda menjadi lambat.
- Jika sudah selesai, maka akan muncul video seperti ini:

- Klik Apply Settings.
- Window akan menjadi seperti ini:

- Nah untuk menambah layar yang akan kita rekam, maka tekan tombol + di pojok kiri bawah pada seksi Sources.

- Jika kita klik tombol ini, maka akan muncul opsi-opsi berikut:

- Untuk sekarang, kita klik yang Display Capture dan akan muncul window baru:

- Namailah sumber ini, seperti Uji coba menggunakan OBS Studio. Setelah klik OK, maka akan muncul window lagi:

- Di situ ada beberapa opsi, seperti mengganti metode tangkap layar, layar yang direkam, apakah kursornya kelihatan di rekaman, dll. Silakan bereksperimen sendiri.
Itu saja langkah-langkah yang harus dilakukan bila ingin merekam layar saat meeting dengan OBS Studio. Untuk merekam, tinggal tekan tombol Start Recording di pojok kanan layar. Secara default, video rekaman-rekaman Anda akan di simpan di folder video Anda (C:\Users\NAMA_ANDA\Videos). Anda bisa melakukan eksperimen tambahan pada rekaman Anda seperti overlay teks, merekam hanya bagian tertentu dari layar, dan lainnya dari wiki OBS tersendiri.
Namun, ada satu hal yang patut dicatat, yaitu jika saat merekam layar, tiba-tiba komputer atau meeting Anda menjadi sangat lambat atau tidak responsif, maka mungkin saja komputer Anda mengalami beban penggunaan resource computer yang tinggi akibat dari OBS Studio. Biasanya, masalah ini disebabkan akibat dari antara resolusi video Anda terlalu tinggi dan/atau FPS-nya tinggi juga. Berikut adalah cara cepat untuk menurunkan resolusi dan FPS video rekaman:
- Pada pojok kanan layar, tekan pada tombol Settings

- Setelah menekan, akan muncul window baru:

- General — pengaturan umum
- Stream — pengaturan untuk live streaming
- Output — pengaturan output video hasil rekaman
- Audio — pengaturan audio daru video rekaman
- Video — pengaturan video yang di rekam
- Hotkeys — hotkey keyboard OBS
- Advanced — pengaturan lanjutan (direkomendasikan untuk tidak diganti-ganti)
- Untuk sekarang, kita pilih yang Video.

- Base (Canvas) Resolution — ukuran kanvas layout
- Output (Scaled) Resolution — resolusi video rekaman
- Downscale Filter — pola kompresi video
- FPS — FPS video
- Nah, opsi-opsi ini silakan diubah-ubah hingga Anda rasa komputer Anda menjadi tidak lambat atau setidaknya masih responsif, tidak lambat parah, dan bisa dipakai. Rekomendasi saya adalah pengaturan berikut:
- Base (Canvas) Resolution: sesuai resolusi monitor Anda
- Output (Scaled) Resolution: 960x480 (atau lebih rendah/tinggi)
- Downscale Filter: Bilinear (Fastest, but blurry if scalling)
- FPS: Interger FPS value - 15fps
- Memilih alat mikrofon yang direkam

- Merekam speaker atau audio yang berasal dari komputer Anda

2. Lalu pilih sumber audio (alat audio seperti headset, speaker, dll.) yang ingin Anda



